Peristiwa

Dugaan Kontes Waria di THM Pekanbaru Viral, Polisi Lakukan Penyelidikan

Redaksi Redaksi
Dugaan Kontes Waria di THM Pekanbaru Viral, Polisi Lakukan Penyelidikan

RIAUPEMBARUAN.COM -Dugaan adanya kontes waria di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Pekanbaru viral di media sosial. Menyikapi hal tersebut, pihak kepolisian menyatakan telah melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Berdasarkan unggahan video yang beredar luas, kegiatan tersebut diduga berlangsung di New Paragon yang berlokasi di Jalan Sultan Syarif Qasim, Kelurahan Rintis, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru. Video itu pertama kali diunggah pada Selasa (26/1/2026).

Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat sejumlah waria mengenakan busana berwarna-warni. Pada bagian akhir video tampak momen penyerahan hadiah kepada salah satu peserta, sehingga memunculkan persepsi publik bahwa kegiatan tersebut merupakan sebuah kontes.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait video viral tersebut dan saat ini masih melakukan penyelidikan.

“Kami cek terlebih dahulu terkait informasi tersebut,” ujar AKP Anggi Rian Diansyah kepada media, Rabu (27/1/2026).

Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat di Pekanbaru menyampaikan reaksi keras atas dugaan kegiatan tersebut. Tokoh perempuan Pekanbaru, Azlaini Agus, menilai kegiatan seperti itu berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat, khususnya umat Islam.

Ia pun mendesak aparat kepolisian untuk bertindak cepat dan tegas guna menjaga ketertiban umum serta nilai-nilai budaya Melayu yang dijunjung tinggi di Kota Pekanbaru.

Reaksi serupa juga muncul dari warganet di kolom komentar unggahan video tersebut. Salah satu netizen menuliskan, “Pesta waria di Pekanbaru, tolong jangan dinormalisasi perbuatan seperti ini. Ini tanah Melayu, jangan membuat malu Melayu.”

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kebenaran video tersebut, termasuk waktu, lokasi, serta bentuk kegiatan yang sebenarnya.