RIAUPEMBARUAN.COM - Akhirnya, anak penderita kanker di bagian mata, Elis (10) dirujuk ke Rumah Sakit Mata di Pekanbaru, ini merupakan bentuk atensi dan kepedulian pihak Polres Inhil, khususnya AKBP Dolifar Manurung SIK.
Selain menggalang sumbangan dari personel Polres Inhil, beberapa hari lalu. Anak yang sudah menderita kanker di bagian mata sejak usia 2 tahun ini dirujuk ke RS Mata SMEC di Pekanbaru, Selasa (7/2/17). Ia dan orangtuanya dibawa dengan ambulans Polres Inhil POL-2225 -IV yang diawaki personel Urkes Bag Sumda Polres Inhil BRIPKA Yuliandra dan BRIPTU Riswan. Sebelumnya, anak ini diperiksa di RSUD Puri Husada Tembilahan.
Seperti diketahui, Elis telah lama menderita penyakit kanker mata, sehingga saat ini, mata sebelah kiri Elis, berwarna merah dan sudah tidak berfungsi lagi. Karena ketidakmampuan keluarganya, Elis hanya sekali dibawa berobat secara medis, namun karena biaya untuk membawa anaknya tidak ada, orang tuanya Elis, hanya mengobatinya secara tradisional.
Sekian lama, penderitaan Elis luput dari perhatian, sampai akhirnya sebuah media online mengangkat berita tersebut, dan memantik sisi humanis AKBP Dolifar Manurung SIK. Kapolres Inhil itu langsung memerintahkan Kapolsek Tanah Merah, AKP Kadmadi untuk menyambangi kediaman orang Tua Elis, di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah (berjarak sekira 40 kilometer dari Kota Tembilahan).
Setelah itu, Kapolres juga langsung memerintahkan Paur Kes Bag Sumda Polres Inhil, IPTU H Khaironi memfasilitasi pengobatan Elis ke Rumah Sakit Mata SMEC Pekanbaru.
Orang tua Elis mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Kapolres Inhil dan jajarannya yang telah menolong mereka, mulai dari memberi sumbangan uang sampai kepada memfasilitasi pengobatan anaknya ke RS Mata Pekanbaru.
"Kami tak bisa membalas kebaikan dari Bapak Polisi, hanya doa yang bisa kami panjatkan, semoga Allah SWT membalas kebaikan tersebut berlipat ganda," ungkap Nurhayati, ibu Elis dengan kalimat terbata-bata dan meneteskan air mata.
Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung SIK menyatakan, selain sebagai penegak hukum, Polri juga harus mengayomi dan melayani serta melindungi masyarakat. Untuk itu, ia memprakarsai personel Polres Inhil untuk menyisihkan sedikit rezeki mereka membantu anak ini.
"Saya berharap uang sebanyak Rp 16.100.000 yang terkumpul dari sumbangan anggota, bisa untuk membantu meringankan biaya pengobatan anak yang berasal dari keluarga pra sejahtera ini. Hal ini juga sejalan dengan keinginan dari Pimpinan Polri, agar polisi selalu hadir ditengah-tengah masyarakat," ujar AKBP Dolifar Manurung SIK. (rtc)
Editor: Nawi Iswandi