Budaya

Sinergi Lapas dan Polres Bengkalis Diperkuat, Peredaran Narkoba Ditekan Lewat Deteksi Dini

Redaksi Redaksi
Sinergi Lapas dan Polres Bengkalis Diperkuat, Peredaran Narkoba Ditekan Lewat Deteksi Dini

RIAUPEMBARUAN.COM -Upaya menekan peredaran gelap narkoba di Kabupaten Bengkalis terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, melakukan kunjungan kerja strategis ke Mapolres Bengkalis, Senin (13/4/2026).

Pertemuan tersebut menitikberatkan pada penguatan keamanan dan ketertiban (kamtib), sekaligus mempersempit ruang gerak peredaran narkoba, baik di dalam maupun di luar lingkungan Lapas.

Kalapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa kolaborasi dengan aparat penegak hukum merupakan langkah krusial dalam menciptakan sistem deteksi dini yang efektif terhadap potensi gangguan keamanan.

“Melalui kolaborasi ini, diharapkan deteksi dini semakin tajam dan respons terhadap berbagai ancaman bisa dilakukan dengan cepat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan implementasi dari tiga kunci pemasyarakatan maju, yakni sinergi dengan aparat penegak hukum, deteksi dini, dan pemberantasan narkoba.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga membahas peningkatan patroli sambang oleh kepolisian ke area Lapas serta penguatan pertukaran informasi intelijen secara berkala guna memutus mata rantai peredaran narkotika.

Priyo menegaskan, kerja sama dengan kepolisian menjadi faktor penting dalam menjaga integritas lembaga pemasyarakatan.

“Keterbukaan koordinasi akan menutup ruang gerak pelaku tindak pidana narkotika. Kami berkomitmen menjadikan Lapas Bengkalis bersih dari narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan jajarannya untuk memberikan dukungan penuh.

“Kami siap mendukung, baik melalui pengamanan personel maupun koordinasi di bidang reserse narkoba,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sinergi tersebut harus diwujudkan dalam langkah konkret di lapangan, bukan sekadar seremonial.

“Kerja sama ini harus berdampak nyata bagi keamanan dan kenyamanan masyarakat Bengkalis,” tambahnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi lintas instansi, termasuk rencana penyusunan nota kesepahaman (MoU) guna mendukung pelaksanaan tugas masing-masing.

Dengan sinergi yang semakin solid, Lapas Bengkalis optimistis mampu meningkatkan keamanan serta melindungi warga binaan dan petugas dari ancaman peredaran gelap narkoba.*