• Home
  • Politik
  • Tanggapan KPU Soal Dua Caleg Bengkalis Terjerat Hukum

Tanggapan KPU Soal Dua Caleg Bengkalis Terjerat Hukum

Kamis, 11 April 2019 14:43:00
BAGIKAN:
Net-Ilustrasi

RIAUPEMBARUAN.COM - Simon Parlaunagan terdakwa kasus pencemaran nama baik telah menjalani sidang agenda dakwaan dirinya, Selasa 9 April 2019 di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis kemarin.

Sedangkan JA mantan Kadishub Bengkalis ditetapkan tersangka oleh Kejari bengkalis kasus tindak pidana korupsi operasional KMP Tasik Gemilang.

Keduanya adalah calon legislatif (Caleg) Kabupaten Bengkalis dan akan bertarung di pemilu serentak 17 April 2019 mendatang.

Sementara Simon maju dari Partai Berkarya sedangkan JA mantan Kadishub Bengkalis menggunakan Partai PAN daerah pemilihan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Meskipun beda partai, kedua caleg Kabupaten Bengkalis ini telah ditetapkan statusnya sebagi terdakwa dan tersangka. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkalis, Fadilah Mausuly mengatakan status caleg mereka (Simon dan JA) masih memenuhi syarat atau tetap berstatus caleg dapil mandau mengikuti pemilu legislatif 2019.

"Bersangkutan (Simon dan JA) masih tetap berstatus caleg meskipun masih dalam menjalani persidangan. Mereka akan dinyatakan gugur setelah memiliki putusan hukum tetap atau inkrah," terang Fadilah Mausuly dikutip riaupembaruan.com berita dari riauonline, Rabu 19 April 2019.

Selanjutnya, bila sudah inkrah atau memiliki hukum tetap dari pengadilan terkait kasus mereka maka dinyatakan tidak memenuhi syarat sedangkan suaranya menjadi suara partai.

"Tentunya, kita akan kordinasikan langsung kepada partainya," pungkasnya.

Seperti diketahui, Caleg DPRD Bengkalis dari Partai PAN, JA ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis kasus tindak pidana Korupsi Kapal Motor Penumpang (KMP) Tasik Gemilang, Rabu 26 Desember 2018 lalu. JA memilih pensiun dari PNS dan terjun ke politik dan maju sebagai caleg dapil Mandau.

Sementara, Simon Parlaunagan Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Berkarya, Dapil Mandau, Kabupaten Bengkalis ditangkap sejak, Jumat 18 Januari 2019 silam atas tuduh telah malakukan tindak pidana pencemaran nama baik, ujaran kebencian dan menistakan Agama Islam dan kasusnya kini sudah masuk sidang perdana agenda dakwaan di PN Bengkalis.

Editor: Iskandar M

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Gubri dan Wagubri Tinjau Pemungutan Suara Pemilu 2019 di Pekanbaru, Dumai dan Inhu

    RIAUPEMBARUAN.COM - Usai melaksanakan haknya mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 003 Jalan Petala Bumi Keluarahan Su

  • KPU: Ada 80 Juta Pemilih Milenial di Indonesia

    RIAUPEMBARUAN.COM - Pada diskusi yang ditaja oleh BEM Fisip Universitas Riau bersempena dengan "Fisip Intelectual comp

  • KPU Riau Gelar Pemilu Fun Run 2019

    RIAUPEMBARUAN.COM - Sebelum pesta demokrasi pada 17 April mendatang, seluruh penyelenggara pemilu di Indonesia (KPU) mengge

  • Menangkan 02, PPP Gelar Konsolidasi Di Pesantren Tertua Bogor

    RIAUPEMBARUAN.COM - Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta Humphrey Djemat menggelar silaturahmi dan konsolidasi pimpinan PPP DPW

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker