MA Bolehkan Eks Koruptor Nyaleg

Minggu, 16 September 2018 10:55:00
BAGIKAN:

RIAUPEMBARUAN.COM - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan gugatan terhadap Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur tentang larangan eks napi korupsi maju sebagai caleg. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta semua pihak menghormati keputusan tersebut.

"Kalau itu produk hukum nggak bisa apa gitu, kita nggak bisa apa-apa. Keputusan dari MA kita ikutin," kata Moeldoko di Lapangan Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018).

MA memang telah mengabulkan permohonan agar mantan napi korupsi bisa maju sebagai caleg. Salah satu pertimbangan MA dalam mengabulkan gugatan tersebut karena bertentangan dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Jadi, PKPU itu dinyatakan bertentangan dengan undang-undang," kata juru bicara MA Suhadi kepada detikcom, Jumat (14/9).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta keputusan MA dihormati dan mengaku tidak dapat mengintervensi keputusan MA tersebut. Sebab, keputusan tersebut berada di wilayah yudikatif, bukan eksekutif.

"Keputusan yang memang harus kita hormati, dan itu wilayahnya di yudikatif, kita enggak bisa intervensi," kata Jokowi di Sukoharjo, Sabtu (15/9).

Editor: Suhadi

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • KPU Riau Umumkan Hasil Audit LPPDK

    RIAUPEMBARUAN.COM- KPU Provinsi Riau mengumumkan hasil audit dari kantor akuntan publik (KAP) terhadap laporan Laporan Pene

  • Rekapitulasi KPU, Prabowo-Sandi Menang 12 Kabupaten/Kota di Riau

    RIAUPEMBARUAN.COM - Rapat pleno rekapitulasi suara Pemilu 2019 di Provinsi Riau selesai digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU)

  • Pengawas Pemilu se-Riau Koreksi 4.178 C1 pada Pleno PPK

    RIAUPEMBARUAN.COM - Jumat (3/5/19) Pengawas Pemilu se Riau telah mengoreksi 4.174 C1 pada Rapat Pleno Penghitungan dan Pene

  • KPU Bengkalis Mulai Tahapan Pleno

    RIAUPEMBARUAN.COM - Pleno rekapitulasi di empat Kecamatan Kabupaten Bengkalis hingga kini masih berjalan atau belum keselur

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker