• Home
  • Peristiwa
  • Pemuda Telesung Meranti Gantung Diri di Pohon Karet

Pemuda Telesung Meranti Gantung Diri di Pohon Karet

Selasa, 10 September 2019 20:37:00
BAGIKAN:
Halloriau

RIAUPEMBARUAN.COM - Seorang pemuda yang ditemukan tewas tergantung di bawah pohon karet dengan seutas tali di kebun milik warga di Dusun 3 Ladang Kecil Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir, Meranti, Selasa (10/9/2019) dipastikan bunuh diri.

Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek SH MH menjelaskan perihal kematian Johari (18) yang merupakan warga Jalan Ladang Kecil RT 01 RW 05 Dusun 3 Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Hal itu dikatakan Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek SH MH kepada wartawan. Diceritakan kejadian tersebut terjadi Selasa, 10 September 2019, sekira pukul 05.50 WIB, korban ditemukan tergantung di kebun karet milik Muhammad di Dusun 3 Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir.

Peristiwa ini diketahui saat Isa Ahmad (62) warga Dusun 3 Desa Telesung, bersama rekannya Zaini (41) pergi ke laut untuk sungkur udang (mencari udang halus di laut, red).

Berdasarkan kronologis yang diceritakan Kapolres, sekira pukul 05.50 WIB, sewaktu saksi-saksi akan pergi ke laut, Isa melihat ada orang yang tergantung di dahan pohon karet dan langsung memanggil rekannya Zaini untuk memastikan kondisi orang tersebut dan memeriksa di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah kedua saksi memastikan bahwa orang yang tergantung tersebut sudah meninggal dunia, saksi segera pulang dan memberitahu warga lainnya atas temuan tersebut.

"Saksi menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Telesung Brigadir Juni Harianto dan melaporkan kejadian tersebut," ujarnya.

Kemudian, Bhabinkamtibmas Desa Telesung bersama bidan desa Erna dan Kepala Desa Telesung memeriksa tubuh korban untuk memastikan korban murni melakukan gantung diri.

"Dari hasil pemeriksaan di tubuh korban di TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya, Bhabinkamtibmas Desa Telesung bersama warga mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke rumah duka," ungkap Kapolres.

Kapolres juga mengatakan pihak keluarga juga menerima bahwa kematian Johari murni karena bunuh diri, keluarga juga tidak mau jenazah dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi.

Diberitakan sebelumnya, korban tewas tergantung dengan tali tambang menggunakan baju sweater dengan tutup kepala dan mengenakan celana jeans dan disampingnya terdapat sebuah tas berwarna hitam.

Banyak kejanggalan yang ditemukan dari kematian pemuda tersebut. Keanehan yang ditemukan dimana tewasnya pemuda itu dengan kondisi kaki yang menyentuh tanah, selain itu juga ditemukan bercak darah di bagian belakang celana korban.* (hlc)

Editor: Iwan Iswandi

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Sejak 2015, Sebanyak 1.485 Pasangan di Meranti Gugat Cerai

    RIAUPEMBARUAN.COM - Empat tahun belakangan sejak 2015 hingga 2019, terdapat 1.485 usulan gugatan perceraian masuk di Kantor

  • Roro Meranti Belum Beroperasi

    RIAUPEMBARUAN.COM - Walaupun sempat beroperasi hingga membuka layanan keberangkatan secara gratis ke masyarakat, ternyata P

  • Mantan Kades di Meranti Korupsi Dana Desa Divonis 5 Tahun Penjara

    RIAUPEMBARUAN.COM - Mantan Kepala Desa Citra Damai, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Muhammad Munib (

  • Hakim Vonis Pegawai BRI di Meranti 6 Tahun Penjara

    RIAUPEMBARUAN.COM - Perbuatan Delvi Hartanto, menyalahgunakan kewenangan dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada

  • KOMENTAR