• Home
  • Peristiwa
  • Kejati Riau Tetapkan Mantan Pejabat BRK Tersangka Kredit Macet

Kejati Riau Tetapkan Mantan Pejabat BRK Tersangka Kredit Macet

Selasa, 10 September 2019 17:12:00
BAGIKAN:
Net/Ilustrasi

RIAUPEMBARUAN.COM - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau menetapkan dua tersangka dalam perkara dugaan kredit macet Bank Riau Kepulauan Riau (BRK). Salah satu tersangka adalah mantan pimpinan cabang BRK Pangkalan Kerinci berinisial FZ.

Selain itu, penyidik turut menyeret seorang tersangka lainnya berinisial Z yang tidak lain merupakan Direktur PT Dona Warisman Bersaudara (DWB).

Keduanya terseret perkara dugaan korupsi pemberian kredit dari BRK ke PT DWB, senilai Rp1,2 miliar, yang terjadi pada tahun 2017 lalu.

"FZ selaku Pimcab dan Z Direktur PT DWB ditetapkan sebagai tersangka," kata Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kejati Riau, Muspidauan, Senin.

Dia mengatakan saat ini jaksa penyidik tengah berupaya merampungkan berkas perkara dugaan korupsi tersebut sebelum dilimpahkan ke jaksa peneliti untuk ditelaah lebih lanjut (Tahap I).

"Penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi untuk pemberkasan," terangnya.‎
‎‎
Pengusutan dugaan korupsi ini, dilakukan oleh tim penyidik, mulai dari proses pemanggilan pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangannya, sampai mengumpulkan alat bukti lainnya berupa data atau dokumen. Dalam proses penyelidikan hingga penyidikan, jaksa telah menemukan adanya peristiwa pidana.

Untuk diketahui, dalam perkara ini sejumlah pihak telah dilakukan pemeriksaan. Diantaranya, sejumlah pejabat Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri cabang Pangkalan Kerinci pada tahun 2017.

Mereka adalah Pimpinan Cabang (Pinca) Bank Riau-Kepri (BRK) Cabang Pangkalan Kerinci, Faizal Syamri, bersama 4 orang lainnya. Kemudian, Kepala Divisi Satuan Kerja Audit Interen (SKAI) di bank plat merah tersebut, Ade Ristian.

Selain mereka, Jaksa juga memeriksa Reni Mayoni, Notaris pada pemberian kredit ke PT Dona Warisman Bersaudara.

Tidak sampai disitu, Direktur dan Komisaris PT Dona Warisman Bersaudara, Azwar Ujang dan Yuliana juga pernah diperiksa oleh Jaksa. Azwar dan Yuliana diketahui merupakan pasangan suami istri.

Dugaan korupsi tersebut terjadi pada tahun 2017. Yang mana, dalam pemberian kredit ke PT Dona Warisman Bersaudara itu, BRK cabang Pangkalan Kerinci, mengucurkan dana sekitar Rp1,2 miliar.* (roc)

Editor: Iwan Iswandi

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • KPK Periksa Dua Anggota DPRD Dumai, Bos Mayatama Solusindo dan Guru

    RIAUPEMBARUAN.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis memanggil dua anggota DPRD Kota Dumai 2014-2019 dalam pen

  • KPK Tetapkan Kemenpora Tersangka Dana Hibah KONI

    RIAUPEMBARUAN.COM - KPK resmi menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dana hibah Komite

  • Koruptor Roro Bengkalis Ajukan Banding

    RIAUPEMBARUAN.COM - Yahdi Andriadi, mantan Kepala Cabang PT Gemalindo Shipping Batam (GSB) yang sebelumnya divonis pengadil

  • Lurah Tanjung Palas hingga Pedagang Jadi Saksi Tersangka ZAS

    RIAUPEMBARUAN.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (6/9/2019) memanggil empat saksi dalam penyidikan kasus suap te

  • KOMENTAR