Peristiwa

Dua Ditahan, Jaksa Bengkalis Tetapkan 3 Tersangka UEDSP

Redaksi Redaksi
Dua Ditahan, Jaksa Bengkalis Tetapkan 3 Tersangka UEDSP

RIAUPEMBARUAN.COM - Kurang lebih sejak Oktober lalu dalam penyelidikan, Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis akhirnya resmi menetapkan dan menahan dua dari tiga orang tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) penyelewengan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UEDSP) Desa Bukitbatu, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2015-2018.

Tiga orang yang paling bertanggung jawab ditetapkan sebagai tersangka tersebut, mantan Ketua UEDSP Andre Wahyudi, mantan TU Subandi, dan mantan Kepala Desa (Kades) Bukitbatu, Jafar.

Dua tersangka yakni Andre W dan Subandi resmi ditahan, Senin (13/1/20) petang, sedangkan mantan Kades Bukitbatu, Jafar, belum.

Kepala Kejari, Nanik Kushartanti melalui Kasubsi Penyidikan, Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Ferry Dewantoro, S.H ketika dikonfirmasi riauterkini.com membenarkan telah ditetapkannya tiga tersangka dan dua orang resmi ditahan.

Modusnya para tersangka adalah pinjam nama orang terdekat dan hanya dinikmati atau dikomsumtif para tersangka sendiri. Akibatnya kerugian ditaksir mencapai Rp1,005 miliar.

Dijelaskan Ferry, tiga tersangka perannya sama namun kapasitasnya berbeda-beda. Andre W sebagai Ketua UEDSP,  Subandi selaku TU merekap pinjaman dan mantan Kades Bukitbatu, Jafar nempunyai kewenangan dan bertanggung jawab serta ikut menikmati seluruh pinjaman fiktif itu.

Tersangka Andre W menghabiskan uang untuk konsumtif sebesar Rp499 juta, Subandi TU kurang lebih Rp312 juta lebih, dan tersangka mantan Kades, Jafar Rp192,3 juta, penghitungan tersebut setelah dikurangi angsuran yang sudah dibayar.

"Pasal yang disangkakan Pasal 2, Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Tipikor ancaman maksimal penjara seumur hidup. Dan upaya pengembalian sejauh ini belum ada, karena memang penggunaan untuk konsumtif, untuk usaha tapi gagal, beli mobil juga tidak bisa mengangsur," kata Ferry lagi.*

 

Editor: M Ridduan

Penulis: Redaksi


Tag:Berita BengkalisKejari BengkalisKorupsi