• Home
  • Nasional
  • Terseret Korupsi, Anggota DPRD Kota Malang Tinggal 4 Orang

Terseret Korupsi, Anggota DPRD Kota Malang Tinggal 4 Orang

Selasa, 04 September 2018 14:20:00
BAGIKAN:

RIAUPEMBARUAN.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka suap dan gratifikasi pengesahan RAPBD Perubahan Kota Malang tahun 2015. Total, ada 41 dari 45 anggota DPRD Kota Malang menjadi tersangka kasus tersebut.

"Penetapan 22 anggota DPRD Kota Malang tersebut merupakan tahap ketiga. Hingga saat ini, dari total 45 anggota DPRD Kota Malang, ada 41 anggota yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (3/9).

Basaria menjelaskan, penetapan tersangka terhadap 22 anggota DPRD Kota Malang ini berkaitan dengan pengembangan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah terkait fungsi dan kewenangan anggota DPRD Malang.

Ke-22 anggota DPRD yang baru ditetapkan sebagai tersangka itu, adalah

Arief Hermanto, Teguh Mulyono, Diana Yanti, Hadi Susanto, dan Erni Farida, dari PDIP;
Bambang Triyoso, Sugiarto, dan Choirul Amri, ketiganya dari PKS;
Suparno, Een Ambarsari, dan Teguh Puji Wahyono, dari Gerindra;
Choeroel Anwar dan Ribut Haryanto dari Golkar;
Imam Ghozali dan Afdhal Fauza dari Hanura;
Asia Iriani dan Syamsul Fajrih dari PPP,
Indra Tjahyono dan Soni Yudiarto dari Demokrat;
Harun Prasojo (PAN);
Mulyanto (PKB)
Moh Fadli (Nasdem).

Basaria mengungkapkan, 22 anggota DPRD Malang tersebut diduga menerima hadiah atau janji terkait pembahasan APBD-P Kota Malang tahun 2015 dari Wali Kota Malang saat itu, Mochamad Anton, dan kawan-kawan.

Selain itu, puluhan wakil rakyat Kota Malang itu juga diduga menerima gratifikasi uang untuk pemulusan penetapan Perda Perubahan APBD 2015.

Basaria membeberkan, pihaknya dari proses pengumpulan informasi, data, dan mencermati fakta persidangan dalam perkara tersebut, telah ditemukan bukti permulaan yang cukup bahwa 22 anggota DPRD tersebut menerima masing Rp 12,5 juta hingga Rp 50 juta dari Anton.

Penyidik KPK langsung menahan 22 anggota DPRD Kota Malang yang baru ditetapkan sebagai tersangka. "Para tersangka ditahan 20 hari pertama di sejumlah rutan," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah.

Basaria menyarankan penggantian 41 anggota DPRD Kota Malang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh KPK. Hal ini dilakukan mengingat hampir seluruh anggota wakil rakyat Kota Malang yang menjadi tersangka dan ditahan.

"Tapi itu tidak urusan kami, tidak menjadi kewenangan dari KPK," ujar Basaria.

Editor: Iwan Iswandi

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Kejati Riau Gelar Perkara Proyek Drainase Paket B 2017

    RIAUPEMBARUAN.COM - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau akan memberikan penyimpulan terhadap penyelidikan dugaan korups

  • KPK Periksa Empat Saksi Proyek Jalan di Bengkalis

    RIAUPEMBARUAN.COM - Setelah sebelumnya, tiga saksi diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini Rabu (30/01/

  • Ajang Silat Lidah Ronde Pertama Debat Capres 2019

    RIAUPEMBARUAN.COM - Ajang silat lidah ini diperkirakan memiliki efek dongkrak elektabilitas bagi kedua kubu Joko Widodo-Ma&

  • Polisi Serahkan Berkas Korupsi Dana Desa ke Kejari Meranti

    RIAUPEMBARUAN.COM Satuan Reskrim Polres Meranti unit Tipikor menyerahkan tersangka dan Barang Bukti (BB) masuk Tahap II dar

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker