• Home
  • Nasional
  • Polda Riau Tahan Pimpinan PT SSS Tersangka Karlahut

Polda Riau Tahan Pimpinan PT SSS Tersangka Karlahut

Selasa, 08 Oktober 2019 11:37:00
BAGIKAN:
Riauterkini

RIAUPEMBARUAN.COM - Kepolisian Daerah Riau, tahan pimpinan PT SSS berinisial AOH yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan. Dia dikatakan sebagai pihak paling bertanggung jawab atas Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di PT SSS itu.

Direktur Kriminal Khusus Polda Riau AKBP Andri Sudarmadi kepada Antara di Pekanbaru, Selasa (08/10/19) membenarkan informasi penahanan tersebut. "Benar, inisial AOH penanggung jawab untuk tersangka PT SSS ditahan tadi malam," terangnya.

Meski begitu, Andri belum dapat menjelaskan secara rinci siapa AOH itu, bahkan juga jabatan yang didudukinya di perusahaan itu.

Untuk diketahui, perusahaan ini ditetapkan sebagai tersangka karhutla di Riau pada awal agustus 2019 lalu. Dimana perkara ini diselidiki sejak Februari lalu.

Dalam perkara ini, pihak kepolisian mencatat ada sekitar 150 hektare lahan terbakar di kawasan perusaan sawit itu. Ini terubgkap akibat kelalian pihak perusahaan.

Sebelumnya, sejumlah direksi perusahaan mulai dari Direktur Utama hingga pimpinan perusahaan lainnya turut dimintai keterangan. Bahkan juga sejumlah saksi ahli yang juga turut dimintai keterangannya.* (rtc)

Editor: Iwan Iswandi

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Kapolda Riau Diskusi Prediksi Karhutla 2020

    RIAUPEMBARUAN.COM - Polda Riau mengundang pihak kampus UNRI yang diwakili oleh Direktur Pusat Studi Bencana UNRI, Rektor UI

  • Apresiasi Inovasi Riau Cegah dan Atasi Karhutla

    RIAUPEMBARUAN.COM - Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tiba di Lanud Rusmin Nurjadin

  • Polsek Mandau Ungkap Pelaku Karhutla

    RIAUPEMBARUAN.COM - Unit Reskrim Polsek Mandau melakukan pengungkapan karhutla, Kamis (06/02/2020) di Jalan Sutan Betuah Ma

  • Soal Karlahut 2020, Gubernur Riau Dipanggil ke Istana

    RIAUPEMBARUAN.COM - Gubernur Riau, Syamsuar pagi ini menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kebakaran Hutan dan La

  • KOMENTAR