• Home
  • Nasional
  • PWI Provinsi Riau Nyatakan 5 Sikap Terhadap Dewan Pers

PWI Provinsi Riau Nyatakan 5 Sikap Terhadap Dewan Pers

Rabu, 18 April 2018 16:20:00
BAGIKAN:
Zulmansyah Sekedang

RIAUPEMBARUAN.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Provinsi Riau menyatakan lima sikap terhadap Dewan Pers. Lima sikap tersebut menyikapi rencana dewan pers untuk merubah tanggal Hari Pers Nasional.

Berikut lima sikap PWI Provinsi Riau.

1.PWI RIAU BERSIKUKUH mempertahankan pasal 1 ayat 1Keputusan Presiden RI Nomor 5 Tahun 1985, tanggal 23 Januari 1985, yang isinya ’’9 Februari Ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional’’.

2. PWI RIAU MENDESAK Dewan Pers dan masyarakat Pers Indonesia untuk menghormati sejarah Hari Pers Nasional (HPN) serta tidak mengutak-atik Tanggal Peringatan HPN yang sudah diperingati 33 Tahun lamanya.

3. PWI RIAU MENDESAK Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) membuat MOSI TIDAK PERCAYAkepada Dewan Pers, khususnya terhadap eksistensi Ketua Dewan Pers, Yoseph Adi Prasetyo.

4.PWI RIAU MENDESAK Ketua Dewan Pers Yosef Adi Prasetyo mundur dari jabatannya karena membuat gaduh pers nasional, nyata-nyata mengabaikan sejarah berdirinya pers tanah air serta berpotensi melanggar UU Pers Nomor 40/1999.

5. PWI RIAU MENDESAK Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memperjuangkan Revisi Statuta Dewan Pers dan menetapkan pola rekruitmen anggota Dewan Pers dengan sistem proporsional.

Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang mengatakan pernyataan sikap tersebut dibuat berdasarkan hasil keputusan rapat pengurus pukul 13.00-14.00, 18 April 2018, di Sekretariat PWI Riau Jalan Arifin ahmad,  yang menyikapi undangan Dewan Pers Nomor 195/DP/K/4/2018 tentang Rapat Terbatas dengan agenda usulan Revisi Tanggal Hari Pers Nasional (HPN) pada rapat Dewan Pers, Rabu, 18 April 2018 (Hari ini-red) di Jakarta. Rencana Dewan pers dinilai telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat pers Indonesia.

Untuk itu kata Zulmansyah,   PWI Provinsi  Riau sangat menyesalkan dan menolak keras rencana Rapat Dewan Pers tersebut.  Sebab,  selama ini Hari Pers Nasional (HPN)  telah berjalan dengan baik.  Bahkan presiden Indonesia sudah enam kali ganti,  dan tidak ada masalah apalagi merubah kepres terkait hari pers.

"Kita tidak setuju rencana Dewan Pers  terutama terhadap ketua Yosef Adi Prasetio yang ingin mengutak atik sejarah pers. Baru dua tahun menjabat sudah berencana merubah tanggal hari pers.    Sedangkan presiden Indonesia sudah enam kali ganti,  namun tidak pernah membuat gaduh pers nasional.  Jadi harus kita hargai sejarah pers," ujar Zulmansyah.(rls)

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • 'Pasir Berbisik', Jerujikan Pemburu Dollar di Selat Malaka

    PROVINSI RIAU dikenal sebagai daerah penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia. Namun, seiring menu

  • Gubri Rencanakan Hadir Pemotongan Hewan Qurban PWI Riau

    RIAUPEMBARUAN.COM - Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi memastikan diri untuk ikut langsung menyaksikan prosesi penyem

  • Papua Tuan Rumah Hari Pers Nasional 2020

    RIAUPEMBARUAN.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akan menjadikan Papua sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020 mendatang.

    Ha

  • Orientasi PWI Riau 110 Peserta, 95 Lulus, 7 Lulus Bersyarat dan 8 Tak Lulus

    RIAUPEMBARUAN.COM - Setelah melakukan ujian tertulis dan wawancara, dari 110 wartawan yang mengikuti testing masuk anggota

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker