• Home
  • Nasional
  • Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Terus Meluas

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Terus Meluas

Selasa, 12 Maret 2019 09:50:00
BAGIKAN:
Net-Ilustrasi

RIAUPEMBARUAN.COM - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riaubelum teratasi, dan bahkan hingga saat ini lahan terbakar terus meluas dalam sepekan terakhir di sejumlah wilayah.

Upaya pemadaman masih dilakukan tim gabungan dari kepolisian, TNI, Manggala Agni, BPBD, masyarakat peduli api (MPA) dan dibantu sejumlah perusahaan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, luas lahan yang terbakar sejak Januari hingga Maret 2019, mendekati 2.000 hektare.

"Luas hutan dan lahan yang terbakar sejak Januari 2019 hingga hari ini sekitar 1.761,41 hektare," kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (11/3/2019).

Dia menyampaikan, kebakaran bertambah luas di tiga wilayah, yakni di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Bengkalis.

"Di Kepulauan Meranti bertambah 29 hektare, Pelalawan 3 hektare dan Kabupaten Bengkalis 12 hektare," sebut Edwar.

Wilayah yang paling besar kebakaran hutan dan lahan, lanjut dia, yakni di Kabupaten Bengkalis sekitar 955.5 hektare. Hampir seluruh lahan yang terbakar tanah gambut.

Kemudian, di Kabupaten Rokan Hilir 254,5 hektare, Kepulauan Meranti 216,4 hektare, Kota Dumai 133 hektare, Siak 70,75 hektare, Indragiri Hilir 48 hektare, Pelalawan 40,5 hektare, Kota Pekanbaru 21,76 hektare, Kampar 19,5 hektare, dan Indragiri Hulu 1,5 hektare.

Edwar mengatakan, upaya pemadaman terus dilakukan Tim Satgas Karhutla, baik tim darat maupun udara.

"Pemadaman dan pendinginan terus dilakukan, supaya kebakaran tidak semakin meluas," ungkap Edwar.

Jika dilihat dari data BPBD Riau sepekan terakhir, luas lahan terbakar jauh meningkat.

Seperti data rekap yang diterima Kompas.com, pada Kamis (7/3/2019) lalu, luas lahan yang terbakar sekitar 1.485,91 hektare. Artinya, dalam lima hari belakangan, kebakaran bertambah luas sekitar 300 hektare.

Akibat kebakaran lahan gambut ini, sejumlah wilayah dilanda kabut asap, seperti Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Pelalawan dan Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Senin sore, jarak pandang di Kota Pekanbaru sekitar 10 kilometer.

Kemudian, Kota Dumai, Kecamatan Rengat, dan Pelalawan, masing-masing delapan kilometer. Sementara titik panas (Hotspot) tidak terpantau alias nihil di Riau, dan bahkan wilayah Sumatera.

Editor: Iwan Iswandi

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Musim Hujan, BPBD Riau Tetap Waspadai Karhutla

    RIAUPEMBARUAN.COM - Mulai April hingga akhir Mei, Riau memasuki musim hujan. Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang semp

  • Diduga Penyebab Karhutla Ratusan Hektar, Seorang Kepala Dusun di Bengkalis Dibui

    RIAUPEMBARUAN.COM - M alias R (48), warga Dusun Rukun, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis ditetapkan

  • Lahan Milik Pertamina Dumai Terbakar

    RIAUPEMBARUAN.COM - Hutan dan lahan milik PT Pertamina Refinery Unit (RU) II di Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Sela

  • Diguyur Hujan, Karhutla di Bengkalis Nyaris Padam Total

    RIAUPEMBARUAN.COM - Diguyur hujan lebat sekitar satu jam, Kamis (21/3/19) pagi di wilayah Kabupaten Bengkalis, sebagian bes

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker