• Home
  • Nasional
  • Kabut Asap, Bengkalis dan Dumai Status Darurat

Kabut Asap, Bengkalis dan Dumai Status Darurat

Jumat, 15 Februari 2019 13:56:00
BAGIKAN:
Net-Ilustrasi

RIAUPEMBARUAN - Menyikapi kondisi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi terus meluas di sejumlah kecamatan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Kamis (14/2/19) menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kabut Asap dan Karhutla.

Pernyataan penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kabut Asap dan Karhutla ini setelah melalui hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Perkembangan Situasi dan Kondisi Karhutla Tahun 2019, yang dipimpin Bupati Bengkalis yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Bustami HY, di ruang rapat Bagian Keuangan, Setda Bengkalis, Kamis (14/2/19).

“Setelah semua unsur (termasuk Forkopimda) menyatakan setuju, kita segera menetapkan Statgus Siaga Bencana. Besok Bupati Bengkalis Bapak Amril Mukminin, segera menandatangani Surat Pernyataan Bencana dan SK Siaga Bencana,” ungkap Sekda Bengkalis, H. Bustami.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis, sampai 13 Februari 2019, sudah terjadi kebakaran sebanyak 17 kali dengan luas lahan mencapai 223 hektar.

Sejauh ini petugas di kecamatan, mulai dari Damkar, BPBD, Satpol PP, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan personil TNI/Polri terus berusaha memadamkan api agar tidak merebak. Namun petugas sedikit mengalami kendala, karena faktor lokasi yang sulit terjangkau dan pasokan air.

Terakhir dari informasi Kepala Dinas Damkar Djamaludin, hingga Kamis siang terjadi kebakaran lahan di Desa Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil dengan luas lahan seperempat hektar. Personil pemadaman sebanyak 2 regu dibantu Masyarakat Peduli Api (MPA) langsung bergerak untuk memadamkan api agar tidak merambat ke kawasan lain.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai mengakui kabut asap yang mengepung wilayah Kota Dumai merupakan kiriman dari sejumlah wilayah di Riau.

"Data terkini BMKG Riau, Hotspot Rupat 44 Titik Dumai Nihil. Hotspot update tanggal 15 Februari 2019 pukul 06.00 WIB," kata Kepala BPBD Dumai Afrilagan Jumat (15/2/2019) melalui pesan WhatsApp.

Berdasarkan data tersebut, kabut asap yang menyelimuti Kota Dumai merupakan asap kiriman.

Kualitas udara di Dumai sempat menyentuh level 500 Range warna PSI hitam status udara Berbahaya pada Pukul 02.00 hingga 05.00 WIB.

Kualitas udara tersebut ditampilkan oleh alat ukur (ISPU) milik PT Chevron Pasific Indonesia yang diukur pada Jumat, 15 Februari 2019.

Pukul 06.00 WIB kualitas udara berangsur membaik berada di level 227 Range warna PSI merah status udara sangat tidak sehat. Pukul 07.00 WIB kualitas udara berada di level 26 Range warna PSI Hijau kualitas udara Baik.

Menurut Afrilagan, di Dumai luas lahan yang terbakar sekira 29,5 hektar, terakhir kebakaran terjadi di Parit 3 RT 06 Kelurahan Bangsal Aceh Kecamatan Sungai Sembilan Jum'at (15/2/2019) sekira pukul 11.30 WIB luas lahan yang terbakar hanya 6 hektar.

Editor: Iwan Iswandi

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Kapolda Riau Diskusi Prediksi Karhutla 2020

    RIAUPEMBARUAN.COM - Polda Riau mengundang pihak kampus UNRI yang diwakili oleh Direktur Pusat Studi Bencana UNRI, Rektor UI

  • Apresiasi Inovasi Riau Cegah dan Atasi Karhutla

    RIAUPEMBARUAN.COM - Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tiba di Lanud Rusmin Nurjadin

  • Polsek Mandau Ungkap Pelaku Karhutla

    RIAUPEMBARUAN.COM - Unit Reskrim Polsek Mandau melakukan pengungkapan karhutla, Kamis (06/02/2020) di Jalan Sutan Betuah Ma

  • Soal Karlahut 2020, Gubernur Riau Dipanggil ke Istana

    RIAUPEMBARUAN.COM - Gubernur Riau, Syamsuar pagi ini menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kebakaran Hutan dan La

  • KOMENTAR