• Home
  • Nasional
  • Jarak Pandang di Pekanbaru Tinggal 1.500 Meter

Jarak Pandang di Pekanbaru Tinggal 1.500 Meter

Senin, 05 Agustus 2019 10:20:00
BAGIKAN:
Riauonline

RIAUPEMBARUAN.COM - Rekor. Selama empat tahun terakhir, hari inilah, Senin, 5 Agustus 2019, tercipta rekor jarak pandang terpendek.

Berdasarkan data Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geoifisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, jarak pandang Senin pagi hanya menyisakan 1.500 meter dengan kualitas udara berdasarkan aplikasi Air Visual di angka 178 atau tidak sehat.

Widiarso, pegawai sebuah universitas di Riau mengatakan, saat ia hendak ke kampus untuk bekerja, jarak pandang sangat terbatas. Bahkan jembatan Siak IV dengan ketinggian mencapai ratusan meter, sama sekali tak terlihat.

"Jembatan Siak IV selama ini terlihat, namun hari ini, tertutup kabut asap pembakaran lahan," kata Widiarso.

Sementara, warga Simpang Tiga, Ainur mengatakan, ia kaget saat mencium bau gambut masuk melalui ventilasi rumahnya, usai Salat Subuh.

"Pagi-pagi dari ventilasi rumah tercium bau gambut sisa karhutla. Sakit hidung saya," ungkap Rafiq, warga Pekanbaru.

BMKG juga mencatat di Riau tercatat 33 titik panas. Dari jumlah tersebut, 19 di antaranya merupakan titik api dengan level confidence di atas 70 persen atau positif terbakar.

"Perinciannya, Kabupaten Kepulauan Meranti 2 titik, Rokan Hilir 2, Hilir 2, Indragiri Hulu 2, Siak 6 dan Indragiri Hilir 8," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger.

Edwar menjelaskan, sepanjang seharian kemarin, Minggu, 4 Agustus 2019, helikopter hilir-mudik padamkan api di tiga kabupaten dominan gambut wilayahnya. Ketiga kabupaten tersebut, Pelalawan, Siak, dan Indragiri Hilir (Inhil).* (roc/red)

Editor: Rezi AP

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Kebakaran Lahan di Riau Kembali Meluas

    RIAUPEMBARUAN.COM - Jumlah titik api di Riau Selasa (20/8/19) kembali meningkat setelah sebelumnya menurun karena sebagian

  • Kawasan Inti Taman Nasional Tesso Nilo Terbakar

    RIAUPEMBARUAN.COM - Areal inti konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) kini terancam akibat kebakaran hutan dan lahan (

  • Polres Bengkalis Proses 5 Perkara Kebakaran Lahan

    RIAUPEMBARUAN.COM - Terjadinya kebakaran lahan (Karla) gambut yang terjadi sejak Februari hingga Agustus 2019 ini, Kepolisi

  • Dewan Berharap Gubernur Riau Serius Atasi Kabut Asap

    RIAUPEMBARUAN.COM - Anggota Komisi II DPRD Riau Sugianto, menyorot pidato Gubernur Riau Syamsuar saat Rapat Paripurna DPRD

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker