Kesehatan

Akibat DBD, Dua Anak di Pekanbaru Meninggal Dunia

Redaksi Redaksi
Akibat DBD, Dua Anak di Pekanbaru Meninggal Dunia
Net/Ilustrasi

RIAUPEMBARUAN.COM - Sejak awal tahun 2019, sudah dua anak meninggal akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru. Pada April, seorang anak meninggal di Kecamatan Sukajadi.

Kemudian, pada tanggal 22 Juli kemarin, Balita usia 3 tahun meninggal di Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya.

Atas kondisi ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mengimbau selalu waspada. Jika demam tinggi, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

"Apabila demam tinggi, segera bawa ke dokter atau rumah sakit agar bisa diperiksa darahnya," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes Kota Pekanbaru Maisel Fidayesi, Kamis (25/7/2019).

Ia menekankan, para orang tua harus tanggap apabila anak mengalami demam tinggi. "Jangan mengira badan panas hanya demam biasa. Perlu diwaspadai, DBD panas tinggi yang naik turun," kata dia.

Ia juga mengimbau, masyarakat harus menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). "Segera menangani dan memeriksakan ke RS jika panas tinggi yang naik turun," jelasnya.* (hlc/red)

Editor: Iskandar M

Penulis: Redaksi


Tag:Berita PekanbaruDBDDemam Berdarah