crossorigin="anonymous">
Kampar

Puluhan Warga Kampar Grebek Lokasi Bilyard

Redaksi Redaksi
Puluhan Warga Kampar Grebek Lokasi Bilyard
Riauterkini

RIAUPEMBARUAN.COM - Puluhan warga dan jemaah masjid RW IV Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar mendatangi sebuah bangunan yang digunakan sebagai tempat bermain billyard, Sabtu (5/8/17). 

Kedatangan mereka mendesak agar pemilik bangunan yang digunakan untuk tempat bermain bilyard ini ditutup karena sudah meresahkan masyarakat dan tidak memiliki izin. 

Dari pantauan riauterkini di lokasi ketika puluhan masyarakat mendatangi tempat permainan Bilyard milik Aziz yang berlokasi dipersimpangan Perumnas Kumantan ini ditemukan beberapa anak-anak tengah asik bermain bilyard. 

Melihat kedatangan puluhan warga yang juga terlihat Camat Bangkinang Kota Mulatua, Kades Kumantan Juprizal mereka kaget begitu juga pemilik usaha Bilyard ini. 

"Kami atas nama masyarakat menyatakan usaha bilyard ini ditutup karena tidak memiliki izin dan sudah meresahkan masyarakat," terang salah seorang tokoh masyarakat Kumantan M Rusdi. 

Menurutnya, kegiatan bilyard ini sudah menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat Desa Kumantan dan sudah sangat meresahkan. Apalagi sudah banyak anak-anak yang ikut bermain dan bolos dari sekolahnya. 

Bahkan warga terlihat emosi ketika pemilik usaha Bilyard ini sempat menyatakan bahwa mereka telah memiliki izin namun tidak bisa diperlihatkan. 

Sementara itu Kades Kumantan Juprizal dihadapan pemilik usaha Bilyard Aziz menyatakan sebagai Kades dirinya meminta agar usaha Bilyard ini ditutup. 

"Atas nama Kades Kumantan saya minta agar usaha Bilyard ini ditutup agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ucapnya. 

Bahkan saat bersamaan Ketua Pengurus Gugus Depan Pemuda Serambi Mekkah (GPSM) Kabupaten Kampar Ustad Masnur bersama anggota lainnya juga tampak hadir dan menegaskan agar kepada pemilik bangunan untuk menutup aktivitas permainan bilyard ini. 

"Permainan ini bukan budaya kita dan hanya akan merusak generasi muda kami minta agar ditutup,"tegasnya. 

Sebelum mendatangi lokasi Bilyard ini beberapa orang tokoh masyarakat Kumantan seperti Amin Fildan, M Rusdi, Zamri dan beberapa orang tokoh masyarakat lainnya bersama Camat Bangkinang Kota Mulatua, Kades Kumantan Juprizal melakukan musyawarah agar kegiatan yang dinilai sudah meresahkan masyarakat ini segera diselesaikan. (rtc)

Editor: Rezi AP 

Penulis: Redaksi


Tag:Berita Kampar