• Home
  • Info Sawit
  • Oktober 2019, Alokasi Biodiesel Sawit B30 Siap Ditetapkan

Oktober 2019, Alokasi Biodiesel Sawit B30 Siap Ditetapkan

Rabu, 11 September 2019 15:57:00
BAGIKAN:

RIAUPEMBARUAN.COM - Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE), Kementerian Energy dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membahas bersama pelaksanaan uji jalan program pencampuran biodiesel sebanyak 30% atau (B30) bersama pemangku kepentingan terkait sejak 2018, dan ditindaklanjuti oleh Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM koordinator pelaksanaan uji jalan B30 pada kendaraan bermotor.

Rekomendasi hasil uji jalan ditargetkan sudah keluar pada pertengahan bulan Sepetember 2019 dan pada awal Oktober 2019 sudah dapat ditentukan alokasi pengadaan B30 untuk Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BU BBN). Dengan demikian, program mandatori B30 dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan dan sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 tahun 2015, yaitu, mulai Januari 2020.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (P3TKEBTEK), Sujatmiko mengatakan, sejauh ini, pengujian secara keseluruhan menunjukkan hasil yang konsisten. Kinerja kendaraan, mutu bahan bakar, pelumas, dan konsumsi bahan bakar yang menggunakan B30 nilainya konsisten dan tidak berbeda signifikan dibandingkan dengan kendaraan yang menggunakan B20.

"Malah ada parameter emisi dan opasitas kendaraan berbahan bakar B30 memberikan hasil yang lebih baik," tutur Sujatmiko yang juga sebagai Koordinator Uji B30 kepada InfoSAWIT, Senin (9/9/2019) di Bandung.

Lebih lanjut kata Sujatmiko, kegiatan road test B30 ini juga bertujuan untuk meminimalisir timbulnya permasalahan, terutama pada engine, serta sistem saluran bahan bakar, termasuk di filter bahan bakar.

Pelaksanaan road test B30 yang di-lauching oleh Menteri ESDM pada 13 Juni 2019 ini dilakukan pada dua jenis kendaraan, yaitu, kendaraan penumpang dengan berat kotor kurang dari 3,5 ton dan kendaraan truk dengan berat kotor lebih dari 3,5 ton.

Kendaraan penumpang diuji dengan tujuan, membandingkan kinerja kendaraan yang menggunakan B20 dan B30, dan mendapatkan konfirmasi usulan standar dan spesifikasi B100 untuk campuran B30. Selain itu pengujian kendaraan truk adalah untuk mendapatkan konfirmasi efek penggunaan B30 pada kondisi awal dibandingkan dengan kondisi setelah jarak tempuh tertentu.

Road test B30 pada kendaraan bermotor bermesin diesel ini dilaksanakan bersama-sama dengan para pemangku keperntungan, yaitu, Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS), Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE - KESDM), Badan Litbang ESDM, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, PT Pertamina (Persero), Asosiasi Perusahaan Biofuel Indonesia, dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO).* (isc)

Editor: Rezi AP

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Sepekan Kedepan, Harga Sawit Riau Turun Rp50,65/Kg

    RIAUPEMBARUAN.COM - Merujuk hasil dari tim penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit Provinsi Riau merujuk surat Peneta

  • Program B30 Belum Libatkan Pasokan Baha Baku Milik Petani

    RIAUPEMBARUAN.COM - Sebagaimana pidato kenegaraan Bapak presiden Joko Widodo pada tahun 2019 lalu, bahwa sawit memiliki pot

  • Virus Corona Lemahkan Harga Minyak Sawit

    RIAUPEMBARUAN.COM - Harga komoditas minyak sawit mentah (CPO) masih berada dalam tekanan. Harga CPO masih terus melanjutkan

  • Petani Menanti Kebijakan Sektor Kelapa Sawit yang Berpihak

    RIAUPEMBARUAN.COM - Arah kebijakan jangka panjang pemerintah dan strategi pengelolaan sumber daya ekonomi dengan mendorong

  • KOMENTAR