• Home
  • Info Sawit
  • Minyak Sawit Sebagai Pengganti PHO yang Dianggap Tidak Sehat

Minyak Sawit Sebagai Pengganti PHO yang Dianggap Tidak Sehat

Rabu, 12 Juni 2019 12:10:00
BAGIKAN:
Net/Ilustrasi

RIAUPEMBARUAN.COM - Shortening minyak sawit telah muncul sebagai produk pengganti setelah pihak Food and Drug Administration (FDA) memutuskan pada 2015 lalu untuk minyak yang terhidrogenasi (Partially Hydrogenated Oils/PHO) tidak lagi dianggap sebagai minyak nabati yang aman dan mulai dihapus secara bertahap.

FDA telah menetapkan pada 18 Juni 2019 yang akan datang, sebagai tenggat waktu bagi perusahaan makanan untuk merumuskan kembali bahan-bahan makanan yang digunakan berasal dari proses yang sehat dan diberik waktu hingga 1 Januari 2021, untuk menghabiskan penggunaan minyak nabati persediaan mereka.

Dalam rilis resmi diterima InfoSAWIT, saat ini permintaan minyak sawit telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Merujuk informasi dari Fact.MR, pasar minyak sawit diperkirakan akan terus meningkat pertumbuhan rata-rata tahunan sekitar 3,9% untuk periode tahun 2017 hingga 2022. Nilai minyak sawit untuk penggunaannya di sektor makanan dan minuman global diproyeksikan mencapai US$ 33 miliar pada akhir tahun 2022.* (isc/red)

Editor: Rezi AP

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Mengurai Benang Kusut Harga TBS Sawit

  • PT MUP Mendadak Tolak Beli Buah Sawit Warga Langgam

    RIAUPEMBARUAN.COM - Masyarakat desa Gondai dan Penarikan kecamatan Langgam dibuat tak tenang oleh sikap manajemen PT Mitra

  • Harga Anjlok, Ekonomi Petani Rohul Kian Terpuruk

    RIAUPEMBARUAN.COM - Hingga saat ini, harga komoditi karet dan kelapa sawit petani semakin tak menentu, mengakibatkan ekonom

  • Dua Anak Pekerja Tewas Kesetrum Listrik, Keluarga Tuntut Tanggungjawab PT Bumi Sawit Perkasa

    RIAUPEMBATUAN.COM - Duka mendalam dirasakan dua keluarga yang bekerja sebagai buruh pemanen sawit di PT. Bumi Sawit Perkasa

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker