Harga Minyak Sawit Mei 2019 Rata-Rata US$ 511,9/Ton

Selasa, 16 Juli 2019 09:22:00
BAGIKAN:

RIAUPEMBARUAN.COM - Sepanjang periode Mei 2019, harga minyak sawit mentah (CPO) CIF Rotterdam bergerak di kisaran US$ 492,5 – US$ 535 per ton dengan harga rata-rata US$ 511,9 per metrik ton.

Sementara dalam laporan resmi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) yang diterima InfoSAWIT, Senin (15/7/2019) mencatat produksi minyak sawit pada April dan Mei 209 menunjukkan tren kenaikan.

Produksi April mencapai 4,64 juta ton dan Mei 4,73 juta ton. Faktor cuaca yang masih baik sehingga mendorong kenaikan produksi. Sementara stock minyak sawit Indonesia mulai menumpuk. Sampai pada Mei, stock bertengger di 3,53 juta ton atau naik 11% dibandingkan dengan stock April sebesar 3,18 juta ton.

Sepanjang Mei 2019 total ekspor minyak sawit Indonesia mencapai 2,79 juta ton atau naik 14% dibandingkan dengan total ekspor pada bulan sebelumnya. Sementara total ekspor pada Mei 219 tercatat mencapai 2,40 juta ton atau meningkat 18% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Kendati ada kenaikan, tercatat beberapa negara tujuan ekspor utama memberlakukan regulasi yang sudah masuk dalam kategori hambatan dagang. Misalnya India, yang menaikkan tarif bea masuk minyak sawit sampai pada batas maksimum.

Malaysia sebagai penghasil minyak sawit terbesar kedua mengambil langkah sigap menghadapi regulasi India dengan memanfaatkan perjanjian dagang berupa Comprehensive Economic Cooperation Agreement (CECA) yang telah ditandatangani sejak tahun 2011 dengan perundingan lanjutan di Free Trade Agreement menghasilkan diskon bea masuk impor refined products yang lebih rendah dibandingkan bea masuk yang dikenakan kepada Indonesia.

Tarif bea masuk refined product dari Malaysia 45% dari dari tarif berlaku 54%. Alhasil dari diskon tarif bea masuk yang dinikmati Malaysia, pasar minyak sawit Indonesia ke India kian tergerus, pasar India didominasi oleh Malaysia.

Dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Senin (5/7/2019), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), mengharap pemerintah Indonesia untuk  segera mengakselerasi kerja sama ekonomi dengan India untuk pemberlakuan tarif mpor yang sama.  "Sehingga Indonesia dapat berkompetensi memeriahkan pasar India," tandas Direktur Eksekutif GAPKI, Mukti Sardjono.* (isc/red)

Editor: Rezi AP

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Perlu Strategi Nasional bagi Keamanan Pangan Minyak Sawit

    RIAUPEMBARUAN.COM - Prof. Purwiyatno Hariyadi dari Institut Pertanian Bogor (IPB), menjelaskan konsen konsumen dunia saatin

  • Rangkaian Kegiatan PT ESM Lubuk Gaung Meriahkan HUT RI Ke 74

    RIAUPEMBARUAN.COM - PT Energi Sejahtera Mas (ESM) menggelar upacara pengibaran bendera merah putih untuk memperingati Hari

  • Menyoal Regulasi Perpres ISPO 'Membunuh' Petani Sawit

    RIAUPEMBARUAN.COM - Alis mata lelaki 46 tahun ini mengernyit saat membaca satu persatu poin yang ada pada lembaran draft
  • Malaysia Tidak Akan Memperpanjang Insentif Sertifikasi CPO

    RIAUPEMBARUAN.COM - Pemerintah Malaysia menyatakan tidak akan kembali memperpanjang insentif Malaysian Sustainable Palm Oil

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker