Eropa Berlakukan Aturan Sawit Mulai Mei 2019

Minggu, 14 April 2019 17:26:00
BAGIKAN:

RIAUPEMBARUAN.COM - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, kampanye negatif kelapa sawit Indonesia oleh Eropa akan diputuskan Mei 2019 oleh parlemen Eropa.

Nantinya, keputusan tersebut akan berlaku secara otomatis walaupun tidak dibahas dan disetujui oleh seluruh parlemen Eropa.

"Regulasi tersebut akan berlaku apabila mendapat persetujuan dari Parlemen Eropa dan Dewan Eropa dalam jangka waktu maksimum 2 bulan sejak konsep regulasi tersebut disampaikan oleh Komisi Eropa pada 13 Maret 2019," ujar Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

"Walaupun tidak mendapatkan persetujuan dan dibahas secara langsung, regulasi tersebut juga akan berlaku secara otomatis setelah 2 bulan dari konsep regulasi tersebut diserahkan oleh Komisi Eropa atau Silent Procedure," ia menambahkan.

Kemungkinan besar prosedur yang telah disampaikan pada Maret lalu yang akan digunakan. Sebab hingga saat ini, kata Darmin, pembahasan regulasi tersebut belum dijadwalkan oleh Parlemen maupun Dewan Eropa.

Usai diberlakukan secara otomatis, selanjutnya, pada 2021 akan terbuka kesempatan untuk dilakukan review terhadap regulasi ini, termasuk metodologi maupun kriteria-kriteria dalam penetapan high-risk dan low-risk ILUC.

Kebijakan diskriminatif yang dilakukan oleh Komisi Eropa melalui penerbitan Delegated Regulation merupakan turunan dari Renewable Energy Directive II (RED II) yang menempatkan kelapa sawit sebagai komoditas berisiko tinggi terhadap perusakan hutan (deforestasi) / indirect land-use change (ILUC).

"Metodologi dan hipotesa yang digunakan UE tentang risiko dan pengaruh buruk kelapa sawit terhadap perusakan hutan tersebut ditetapkan secara sepihak, bertentangan dengan fakta yang ada, dan tanpa dilakukan impact analysis," tandas Darmin.

Editor: Iskandar M

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Berharap Green Diesel Sawit Bisa Komersial di April 2019

    RIAUPEMBARUAN.COM - Bulan Desember 2018 lalu, pada minggu kedua, PT Pertamina melakukan ujicoba pembuatan produk Greengasol

  • Sawit dan Tudingan Negatif Uni Eropa

    RIAUPEMBARUAN.COM - Dorongan penggunaan energi baru terbarukan telah dilakukan semenjak satu dasawarsa silam, bahkan kala i

  • Lahan Plasma Sawit Seluas 32.996 Ha di Riau, Resmi Diremajakan

    RIAUPEMBARUAN.COM - Peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat di Riau mulai diterapkan. Sebelumnya presiden Joko Widodo tel

  • Sawit Dalam Pusaran Tantangan dan Peluang di 2019

    RIAUPEMBARUAN.COM - Terus meningkatnya produksi minyak sawit nasional menjadi pertandan bahwa komoditas startegis nasional

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker