• Home
  • Info Sawit
  • Dua Anak Pekerja Tewas Kesetrum Listrik, Keluarga Tuntut Tanggungjawab PT Bumi Sawit Perkasa

Dua Anak Pekerja Tewas Kesetrum Listrik, Keluarga Tuntut Tanggungjawab PT Bumi Sawit Perkasa

Senin, 24 Juni 2019 12:03:00
BAGIKAN:

RIAUPEMBATUAN.COM - Duka mendalam dirasakan dua keluarga yang bekerja sebagai buruh pemanen sawit di PT. Bumi Sawit Perkasa. Adikfan Saputra Zai ( 8 tahun) dan sepupunya Elman Krismanjaya Telaumbanua ( 6 tahun) menjadi korban diduga akibat kelalaian manajemen perusahaan atas kabel listrik yang berseliweran tidak teratur. Kejadian naas ini terjadi pada tanggal 30 Mei 2019. Sekitar pukul 11.00 Wib.

Menurut keterangan saksi mata di tempat kejadian bahwa anak-anak ini melintas di sekitar tiang besi penampungan air / tandon air, tiba-tiba saja kedua korban tergeletak usai  badan bergetar - getar saat tidak sengaja menyentuh besi tiang penahan tandon air di sekitar Musholla.

Ibu Adifan Zai yang datang ke TKP  kaget bukan kepalang melihat anak kesayangannya sudah tergeletak di tanah dengan tubuh yang masih dialiri arus listrik. "Ketika saya memegang tubuh mereka berdua, saya kesetrum arus listrik," ucapnya lirih.

Ia akhirnya menjauh dari lokasi dengan linglung dan lemas  karena kalut dan sempat kena arus listrik.

Kejadian tewasnya dua anak pekerja ini diduga kena aliran listrik yang berasal dari mesin genset perusahaan. Dari informasi di lapangan bahwa kabel listrik yang melintas diatas besi penahan tangki air mengalirkan arus listrik. Kabel listrik ini berseliweran diduga akibat tidak adanya Standar operasional Prosedur (SOP) atas kabel listrik di perumahan karyawan ini.

Begitu juga karyawan gensetnya bukanlah seorang yang mengerti tentang listrik dan tidak memiliki Kemampuan Dasar (KD) tentang listrik.

KD ini seharusnya menjadi syarat wajib bagi yang mengurus kelistrikan karena arus listrik sangat berbahaya bagi keselamatan manusia.

Sefianus Zai SH paman korban yang langsung meninjau ke TKP meminta kepolisian menetapkan Direktur PT.Bumi Sawit Perkasa sebagai Tersangka.

PT Bumi Sawit Perkasa yang merupakan holding group First Resources ini dikenal dengan banyaknya kasus-kasus ketenagakerjaan dan tidak mengutamakan keselamatan pekerja dan keluarganya.

Sefianus Zai yang juga Ketua LBH Bela Rakyat Nusantara dan Ketua Umum Ikatan Keluarga Nias Riau ini meminta jajaran  Kapolda Riau memberi perhatian khusus atas kasus ini.

"Dua orang anak-anak pekerja jadi korban tewas sekaligus akibat kabel listrik berada ditempat yang tidak seharusnya, kelalaian manajemen ini harus di pertanggungjawabkan oleh Direksi, kalau tukang gensetkan tidak paham tentang manajemen keselamatan kerja," tegas Sefianus Zai.

"Direktur perusahaan harus bertanggungjawab atas 2 nyawa yang melayang," tegasnya.

Kini kasus ini sedang di lidik oleh Polsek Tapung Hulu Polres Kampar. Kapolsek Tapung Hulu melalui Kanit Reskrim Ipda Albert Sitompul,SH mengatakan bahwa penyidik segera memanggil Manajer kebun PT.BSP untuk diambil keterangannya.

"Kami sudah memeriksa beberapa orang saksi- saksi, minggu depan pimpinan perusahaan segera di periksa," ucapnya.* (rgc/red)

Editor: Rezi AP

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Produksi Minyak Sawit Indonesia Agustus 2019 Capai 34,7 Juta Ton

    RIAUPEMBARUAN.COM - Produksi minyak sawit Indonesia sampai dengan Agustus 2019 mencapai 34,7 juta ton atau sekitar 14% lebi

  • Eropa Terancam dengan Kehadiran Sawit RI

    RIAUPEMBARUAN.COM - Hubungan Perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa (UE) memburuk akibat komoditas kelapa sawit. Pemerintah

  • Sepekan Kedepan, Harga Sawit Riau Naik Rp26,27/Kg

    RIAUPEMBARUAN.COM - Merujuk hasil dari tim penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit Provinsi Riau merujuk surat Peneta

  • Menanti Pemimpin Peduli Sawit

    RIAUPEMBARUAN.COM - Memang perhelatan akbar Pemilu 2019 lalu telah usai, namun rekapitulasi suara dan berbagai persoalan ma

  • KOMENTAR