Pertamina Lepas Saham Blok Rokan Cs

Jumat, 06 September 2019 13:53:00
BAGIKAN:

RIAUPEMBARUAN.COM - PT Pertamina (Persero) tengah bersiap menawarkan kepemilikan saham mereka di beberapa blok migas raksasa salah satunya adalah blok Rokan yang kini merupakan blok dengan produksi minyak terbesar kedua di Indonesia.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menuturkan, langkah pelepasan saham atau sharedown ini dipertimbangkan Pertamina untuk meningkatkan produksi di blok-blok tersebut, sekaligus mengukur kemampuan perusahaan dalam hal pendanaan.

"Kami akan mengundang dan membuka diri untuk partnership di blok migas kami," ujar Nicke saat dijumpai di Konvensi IPA ke-43, Rabu (4/9/2019).

Nicke menjelaskan, langkah ini pada dasarnya merupakan praktik wajar yang dilakukan perusahaan migas di dunia. Menurutnya, tidak ada perusahaan migas global yang tidak bermitra. Selama ini, perusahaan migas rata-rata memiliki mitra di 80% dari total blok migas yang dimilikinya. Sementara Pertamina baru bermitra untuk pengelolaan 30% blok migasnya.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu lebih rinci menjelaskan, salah satu wilayah kerja yang siap dan sedang mencari mitra untuk dikelola bersama adalah blok Rokan yang ada di Pulau Sumatra.

Seperti yang diketahui, perusahaan memang diwajibkan untuk menggandeng mitra adalah Blok Rokan.

"Secara Kepmen, kami harus cari mitra," tutur Dharmawan ketika dijumpai di kesempatan yang sama.

Kepmen yang dimaksud adalah Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No 1923K/10/MEM/2018 tentang persetujuan pengelolaan dan penetapan bentuk dan ketentuan-ketentuan pokok kontrak kerja sama (production sharing contract/PSC) di Blok Rokan.

Meski dilepas sebagian, Dharmawan menegaskan, Pertamina tetap menjadi pemegang saham mayoritas.

"Kami mayoritas dan tetap sebagai operator," tuturnya. Selain dilepas ke perusahaan migas lain, perseroan juga wajib menyerahkan PI sebanyak 10% kepada BUMD yang menjadi lokasi Blok Rokan.

Adapun, untuk penawarannya, kata Nicke akan dimulai akhir tahun ini. Kendati demikian, ia mengatakan, belum dapat dipastikan berapa jumlah blok migas yang akan dilepas sebagian kepemilikannya ini.

Saat ini, pihaknya masih memfinalisasi blok-blok migas yang akan ditawarkan ke perusahaan migas lain yang pastinya memiliki jejak rekam dalam pengelolaan blok migas di skala global.

"Sudah ada daftarnya. Jadi kami harapkan akhir tahun sudah mulai kami rilis list-nya dan mulai mengundang calon rekanan perusahaan," pungkas Nicke.* (cnbc)

Editor: Iskandar M

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Soal Blok Rokan, LAM Riau Segera Kumpulkan Elemen Masyarakat

    RIAUPEMBARUAN.COM - Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau segera mengumpulkan elemen-elemen masyarakat untuk menerangkan perkemban

  • Tiga Wartawan PWI Dumai Nominator Anugerah Jurnalistik Pertamina MOR 1 2019

    RIAUPEMBARUAN.COM - Tiga wartawan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai berjaya di ajang Anugerah Jurnalist

  • Pertamina Lepas Bisnis LNG ke PGN, Sudah Ikhlaskah?

    RIAUPEMBARUAN.COM - PT Pertamina (Persero) mengaku masih mengkaji transisi bisnis gas alam cair (LNG) yang selama ini dikel

  • Kapal Pertamina Tenggelam di Belawan

    RIAUPEMBARUAN.COM - Kapal Moring Boat PMB 6 milik Pertamina tenggelam di perairan kapal labuh Pelabuhan Belawan, sekitar de

  • KOMENTAR