• Home
  • Ekonomi
  • DBH Migas Tak Turun, Pemerintah Pusat Dituding Zalim

DBH Migas Tak Turun, Pemerintah Pusat Dituding Zalim

Kamis, 18 Oktober 2018 10:01:00
BAGIKAN:
Net - Ilustrasi

RIAUPEMBARUAN.COM - Komisi IV DPRD Riau anggap, pemerintah pusat sudah berlaku dzalim kepada Provinsi Riau. Indikasinya, sampai saat ini belum dicairkannya Dana Bagi Hasil (DBH).

"Ini pendzaliman pusat terhadap daerah. Itu hak daerah. Lihat akibatnya sekarang. Tunjangan pegawai tak terbayar, proyek juga tunda bayar," kata Asri Auzar, anggota Komisi IV kepada wartawan, Rabu (17/10/18).

Tertundanya penyaluran ini menurutnya sangat berefek kepada Provinsi Riau. Salah satunya, tunjangan pegawai yang belum dicairkan, 4 bulan terakhir.

"Pegawai ini gajinya kan sudah dipotong di bank untuk membayar pinjamannya, jadi mereka memang hidup dari tunjangan ini dan tunjangan ini yang belum dibayar karena uangnya tidak ada," ungkapnya.

Selaku anggota dewan, ia sangat menyayangkan hal tersebut. Upaya yang dilakukan pemerintah daerah selama ini menurutnya mesti ditingkatkan.

"Kedzaliman ini harus dilawan, melawan harus sesuai dengan Perundang-undangan, masak DBH sampai Rp2 triliun tidak dibayar," tutup politisi Demokrat ini.

Editor: Iskandar M

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Gubri Resmikan Kantor Layanan Teknis BSN Keempat

    RIAUPEMBARUAN.COM - Gubernur Riau H Syamsuar resmikan Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Pekanbaru. BSN yang baru saja d

  • Riau Gelontorkan Dana Rp442 Miliar Untuk Bangun Jalan Dan Jembatan

    RIAUPEMBARUAN.COM - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau mengaku akan menggelontorkan anggaran Rp 4

  • Disbud Riau Berikan Pelestarian Cagar Budaya

    RIAUPEMBARUAN.COM - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kebudayaan Riau akan memberi perhatian lebih terhadap kelestaria

  • Lumba-lumba Tanpa Sirip Ditemukan Mati Terdampar di Riau

    RIAUPEMBARUAN.COM - Seekor lumba-lumba terdampar dan mati di Pantai Tanjung Jaya Desa Teluk Rhu Kecamatan Rupat Utara, Kabu

  • KOMENTAR
    situspoker situspoker